5 Kesalahan Fatal Dalam Bisnis Oneline

Kesalahan Fatal Dalam Bisnis Oneline, Bisnis Oneline
5 Kesalahan fatal dalam bisnis oneline - Pada kesempatan ini saya akan mengupas kesalahan-kesalahan fatal yang tidak di sadari atau bahkan tidak dimengerti atau mungkin sengaja diabaikan dalam memulai atau menjalankan bisnis oneline. Kesalahan ini akan berdampak pada sebuah kemacetan total pada bisnis oneline tersebut. Mungkin anda sering menemukan banyak pebisnis oneline yang sudah gulung tikar, mungkin karena bangkrut atau bisa saja tidak pernah di urus.

Fenomena ini membuat saya terpikirakan untuk menulis pagi ini. Tujuan utama saya mengambil tema ini supaya kita tau jika kesalahan itu adalah cermin dari sebuah kebenaran berdasarkan satu perspektif yang berbeda. Mungkin saja ini merupakan sebuah kesalahan menurut persi awam penulis mungkin bagi anda yang suda senior ini merupakan persi yang sebenar-benarya. 

5 kesalahn fatal dalam berbisnin onelien yang wajib anda tau

1. Kurangnya persiapan
Banyak orang yang memulai bisnis oneline hanya mengandalakan modal nekad, ini masih mending dari pada sudah nekad tapi masih mengandalkan modal dengkul doank.. Memulai bisnis oneline tentu saja harus memiliki persiapan yang matang, jelas terarah dan tertarget. Bisnis anda mau kemana larinya, siapa target konsumenya bagaimana cara mengembangkanya dan masih banyak aspek lain yang harus anda persiapkan. 

2. In konsisten ( Tidak konsiten )
Biasanya ini akan melanda para pebisnis oneline yang masih baru. Contoh kasus : "Pada hari rabu tanggal 25 september 2013 seorang bapak yang bernama Pak. Budi betekad membuka usaha oneline dengan prodak baju, batik dan sepatu. Modal yang dikeluarkan cukup besar, mulai dari beli toko oneline, menyewa pakar SEO, dan mengadakan kontes SEO untuk melebarkan sayap bisnisya di dunia maya. Selang satu bulan lamanya, bisnisya belum jua berkembang. Disisi lain tetangga samping rumahnya yang hanya bermodalkan barang grosiran yang dijual keliling malah mendapatkan income sangat besar. Melihat kondisi ini Pak Budi banting stir dan meninggalkan toko onelinya. "
Dari kasusu ini jelas sudah jika rasa konsiten pada sebuah usaha tidak ditanamkan maka akan sia-sia. 

3. Money oriented
Tidak ada tujuan usaha yang tidak bermuara pada uang . Setiap orang membuka sebuah usaha baik di dunia maya dan nyata pasti akan membidik sebuah laba. Namun jika anda terlalu berfokus pada uang apalagi anda memiliki usaha oneline saya rasa tidak bagus juga. Cobalah fokus pada kualitas dan kepuasan konsumen anda, jika ini sudah tercapai maka uang akan menyusul. 

4. Tidak transparan
Jangan sampai anda memulai bisnis oneline di dunia maya namun anda meyembunyikan identitas asli bahkan memalsukan alamat kantor usaha anda. Berikan infromasi kontak dan alamat yang jelas, supaya calon pelanggan anda tidak kabur. 

5. Masih ikut-ikutan
Bingung juga saya menyebutkan poin yang terakhir ini. Intinya anda jangan sampai meniru orang yang sudah sukses dari segi barang yang ia tawarkan. Jika si A sukses dengan bisnis jam tangan oneline nya belum tentu anda juga bisa sukses dengan prodak yang sama. Tapi meniru cara dan kesungguhan orang yang sudah sukses sangat penting. Dalam poin ini anda harus kreatfi, inovatif dan berani mengambil risiko baru yang sekiranya anda mampu untuk memanage nya.