Senin, 05 Agustus 2013

Gara-Gara Kostum Manusia Terlihat Nista

Memang tabiat manusia dari sononya kali ya, melihat kumpulan orang yang tidak menggunkan baju dalam koridor iman yang dianggap benar menjadi bahan ejekan dan gunjingan yang menggiurkan. Manusia hidup dengan naluri dan kebebasan opini yang tidak terkontrol, mudah terpropokasi dengan cara dan sudut pandangnya.

Ini adalah contoh gambar  yang bisa menggiring opini kebanyakan manusia dari model berpakaian, anda akan dinilai santun jika gaya pakaian anda sopan, sebaliknya akan dinilai hina jika model pakaian anda ala kadarnya. Lebih parah lagi anda akan dicap jelek meskipun pakaian anda sopan namun berada dalam lingkaran wanita seksy seperti gambar ini.


Bayangkan saja dari gambar  diatas akan terbentuk bermacam-macam opini yang menyudutkan lelaki yang berada ditengah-tengah wanita yang berpakaian serba mini. Namun jika lelaki itu berada dikelilingi wanita yang mengenakan hijab misalnya maka ceritanya akan berbeda.

Sebenarnya ini tidak lepas dari cara pandang kita terhadap sebuah situasi yang ada didepan mata, apakah kita melihat dengan telanjang bulat kemudian melontarkan kata-kata kotor atau kita berpikir dengan second opinion bahwa lelaki itu bisa saja sedang memberikan siraman rohani agar para gadis itu taubat.

Banyak situasi-situasi yang memungkinkan kita bisa berpikir postif tanpa harus mencela dan memaki, terkadang kita terlalu cepat mengambil sebuah kesimpulan tanpa menyadari ada otak yang belum digunakan dalam berpikir lebih luas lagi.

Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat bagi kaum hawa dalam menjaga harkat dan martabatnya dalam konteks dialketika manusia. Dialektika selalu hadir ketika aksi dan reaksi yang terlihar berbeda, sadar akan hal ini maka mulailah belajar dalam menyesuaikan diri anda.
Gunakan gaun mini pada tempatnya, maka hidup anda akan terasa aman dari gunjingan. Seandainya pun anda ditakdirkan menjadi malaikat penguji iman setan maka tawadhu lah dalam ketetapan itu sampai harkat dan martabat dalam sudut pandang mata telanjang sudah tidak berguna lagi.

Salam…