Rabu, 10 Juli 2013

3 Cara Bijak Memutuskan Hubungan dengan Pacar


Kehidupan ini tidak mungkin lepas dari dunia asmara, rasa sayang dan cinta pasti lambat laun akan menggerayapi hati kita. Rasa sayang terhadap lawan jenis memang merupakan sebuah anugerah Tuhan yang sudah menciptakan kita secara berpasangan.
Ketika sudah tiba waktunya, kita dipertemukan dengan orang yang mampu membuat hari-hari ini begitu indah, dia adalah sosok wanita yang lembut, manis, di sisi lain dia adalah sosok peria yang ganteng, pinter , intinya semua yang ada di dia membuat mata dan hati ini bergetar terus dan akhirnya jatuh cinta.
Tahap dalam berpacaran ini sangat monoton, namun kalau dinikmatin maka akan terasa indahnya. Mengapa monotn ? ya ..siklusnya begitu-begitu terus, kenalan, pendekatan, jadian, PUTUS meskipun ada yang sampai menikah dan tidak banyak yang berakhir dengan perceraian.

Banyak para cowok maupun cewek ketika mengawali suatu hubungan terlihat manis sekali, namun ketika hubungan mereka sudah memasuki konflik, nah..disitu kelihatan yang sebenarnya. Baik cewek maupun cwok apabila ingin memutuskan hubungan mesti ada yang tersakiti. Menyakiti pasangan yang kita cinta, tentu bukan menjadi sebuah tujuan kita. Memang bukan sebuah tujuan, namun apabila anda merasa tidak cocok, maka apakah salah untuk memilih yang lain ? Saya katakana, silahkan…..

Kemudian yang paling prinsipil dari berpacaran cuman satu, “ Bijak dalam memutuskan hubungan”. Ya, ini memang sangat susah, butuh kedewasaan dalam berpikir daan decision making dalam menyikapi problema yang membuay hubungan kita berakhir dengan si doi.
Saya berkan beberapa Tips agar  anda bisa bersikap bijak dalam memutuskan hubungan dengan Pacar.

Pendam Rasa Beberapa Hari saja.
Memendam  rasa maksud saya begini, jika anda sudah bosan dengan pasangan anda maka saya sarankan jangan langsung bilang waktu itu juga. Cobalah cari waktu yang tepat, lihat situasi batin pasangan anda. Ini sangat penting, karena banyak diantara pasangan kekasih yang tidak mengindahkan cara ini, mereka memutskan hubungan dengan pacarnya tatkala sang pacar tinggal dua hari lagi menghadapi Ujian Nasional, memutuskan pacarnya ketika pacarnya dalam keadaan sakit, dan masih banyak lagi kondisi yang memungkinkan anda harus “ Memendam Rasa untuk Beberapa Hari saja “.

Cobalah bersikap Real
Baik cowok maupun cewek, katika anda ingin mengakhiri hubungan dengan pasangan maka cobalah mengakhirinya dengan nyata. Maksud saya jangan mengakhiri hubungan via sms, telf, bahkan jejaring sosial sekalipun. Jika anda bicara langsung dalam mengakhiri hubungan maka ada kesempatan lagi buat anda untuk meminta kembali alias balikan, karena disinilah anda dan pasangan anda menaruh yang namanya “ Penghargaan dalam sebuah hubungan”.

Berikan alasan yang rasional
Kata banyak orang berani bercinta maka berani tersakiti. Memang kalimat itu ada benarnya namun kenapa kita tidak merubah makna akhirnya menjadi Berani bercinta maka berani tersakiti dengan Jelas.
Tesakiti dengan jelas memiliki artian sederhana. Banyak para pasangan mengakhiri hubunganya tanpa ada sebab-musabab yang jelas. Tiba-tiba hilang dan meminta putus, kalau yang begini, siapa yang tidak akan tersakiti. Silahkan anda memikirkan bagaimana mencari alasan yang tepat, sehingga dalam memutuskan hubungan berakhir secara romantic.

Sebenarnya masih banyak tip-tips lagi supaya anda menjadi  pribadi yang bijak dalam mengakhiri sebuah hubungan, agar tidak ada hati yang tersakiti. Namun berhubung mau berbuka puasa maka lain waktu kita sambung lagi…

Salam…


EmoticonEmoticon