Apa Itu Toleransi Pengertian dan Makna Toleransi

Dalam kesempatan ini saya akan mengartikan toleransi menurut versi saya sendiri. Mengapa tidak mengcopy di Wikipedia, buku, atau bahkan menurut Ahmad wahib ?Bagi saya ini adalah cara memperkaya khazanah kelimuan kita, cukup saja kita mengetahuinya . Mengetahui arti Toleransi dari sejak duduk dibangku SD, dari internet, buku, sampai sekarang menjadi mahasisiwa, masa iya ,, masih tetep menggunakan pengertian yang jadul.  Namun pengertian yang jadul akan lebih bermakna apabila dilakukakan dengan sungguh-sungguh.

Sebelum saya menulis lebih jauh, saya ucapkan terimakasih dahulu terhadap panitia Lomba ini, dengan lomba ini akan lebih memompa adrenalin kita untuk menulis dan berpikir. Tidak cukup sampai disana, pengenalan sosok Tokoh tahun 60-an Ahmad wahib adalah point yang paling penting untuk kita pelajari dan terapkan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Toleransi bagi saya adalah suatu bentuk aliran rasa cinta terhadap alam semesta dan isinya. Mengapa saya mengartikannya seperti ini, karena ketika kita peduli, kita sayang, cinta, saling menghormati, menghargai distulah kira-kira letaknya  yang dinamakan Toleransi Itu. Satu kata kuncinya bagi saya, rasa Cinta. Cinta disni cakupanya sangatlah luas, namun apabila kita hidup saling mencintai seperti suatu keluarga, Orang Madura, Lombok, Papua, Jawa dari sabang sampai marauke adalah satu keluarga yang dibumbui rasa cinta, maka saya jamin kekerasan, peninndasan atas dasar kemanusiaan tidak akan terjadi lagi. Mana tega Seorang Ibu membunuh anaknya, itulah Toleransi.

Suatu sikap akan muncul dan terus terulang kembali dan saya lebih nyaman menyebutnya sebagai suatu kebiasaan semu yang bisa berubah kapan saja. Sikap Toleran, Peduli, membabi buta, semua itu muncul dari satu titik yaitu pikiran dan tidak bisa dikontrol oleh perasaan  kalau bisa diistilahkan saat-saat inilah ketika akal meludahi hati. Jadi dijaman modern yang serba canggih ini janganlah heran sikap toleran akan tenggelam dimakan anarkisme yang berkepanjangan.